Sebenarnya koin di samping hanya satu. Gambar komodo dan tulisan Rp100000 adalah salah satu sisi dari koin tersebut, sedangkan gambar burung garuda adalah sisi yang lainnya. Jika koin diletakkan di atas telapak tangan, maka yang akan tampak adalah salah satu dari dua sisi koin tersebut. Bisa saja yang tampak adalah sisi komodo, bisa juga sisi burung garuda.
Nah, bagaimana jika kasusnya seperti ini. Ada 3 orang (A, B, C) berdiri dalam posisi segitiga. 2 orang (A & B) berdiri saling berhadapan satu sama lain, sedangkan satu orang lainnya (C) berdiri di tengah-tengah keduanya dengan sedikit jarak dari titik tengah ke posisi C, sehingga menyisakan ruang di antara A & B. Lalu C memegang koin tersebut di tangannya, tidak ada satu sisi pun yang mengarah padanya. Koin itu hanya tampak bagai garis lurus jika dilihat dari posisi C. Sedangkan A & B hanya dapat melihat salah satu sisi saja dari koin tersebut.
Apa yang akan terjadi kemudian? Mungkinkah A & B akan memiliki gambaran yang sama tentang sisi koin? Tentu jawabannya tidak. Salah satu dari keduanya akan melihat komodo, satunya lagi akan melihat burung garuda. Bisa saja A yang melihat komodo, namun ada juga kemungkinan jika A melihat sisi burung garuda. Demikian juga dengan B, yang berpotensi melihat komodo atau burung garuda. Semua itu tergantung dari sisi mata uang yang terpantau oleh A dan B. Namun yang pasti, keduanya dapat menjelaskan bahwa itu adalah koin. Hanya saja, salah satu dari A & B akan menjelaskan ciri koin yang berbeda, sesuai dengan sisi yang tampak padanya.
Sudut Pandang
Inilah yang disebut dengan sudut pandang. Seseorang melihat sesuatu dari sisi dimana posisinya berada saat itu. Sudut pandang juga dipengaruhi oleh sisi objek yang dapat disaksikannya.